loading...
Hari ini, salah seorang petinggi DPP PDI Perjuangan, yakni Ahmad
Basarah, menjalani sidang disertasi di Undip Semarang, dan lulus dengan
predikat cumlaude. Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto menyatakan pihaknya
bangga sebab Basarah berhasil membuktikan lewat penelitiannya, soal
lahirnya Pancasila pada 1 Juni 1945.
Hasil riset Basarah yang dituangkan dalam disertasinya itu sejalan dengan prinsip yang selama ini dipegang PDIP, dan sudah diakui negara lewat penetapan 1 Juni sebagai Hari Lahir Pancasila.
"Pak Basarah, dalam momentum yang tepat, mampu membuktikan kebenaran akademis dalam disertasinya tentang Pancasila 1 Juni 1945. Secara akademik, melalui kajian historis yang mendalam, Pancasila yang untuk pertama kalinya disampaikan oleh Bung Karno pada tanggal itu, hadir sebagai sumber dari segala sumber hukum, dan sekaligus sebagai filsafat yang sedalam-dalamnya, dan dasar daripada Indonesia Merdeka," kata Hasto Kristiyanto, Sabtu (10/12).
Begitu pentingnya sidang disertasi itu, kata Hasto, sampai Ketua Umum Megawati Soekarnoputri secara khusus memeritahkan agar para kepala daerah, para ketua DPD PDIP se-Indonesia, serta para anggota legislatif, menghadiri sidang terbuka disertasi doktor tersebut.
"PDI Perjuangan sangat berbangga dengan seluruh kajian akademik tersebut. Ini juga bukti bahwa tradisi intelektual semakin tumbuh kuat dalam Partai. DPP PDI Perjuangan akan terus mendorong para kadernya untuk memantapkan tradisi tersebut," jelas Hasto.
Disampaikan Hasto, Megawati dan seluruh jajaran PDIP mengucapkan selamat kepada Basarah.
Basarah menjalani Sidang Promosi Doktor di Fakultas Hukum Universitas Diponegoro. Disertasinya berjudul "Eksistensi Pancasila Sebagai Tolok Ukur Dalam Pengujian Undang-Undang Terhadap Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 Di Mahkamah Konstitusi: Kajian Perspektif Filsafat Hukum Dan Ketatanegaraan."
Bertindak sebagai majelis penguji dalam sidang promosi doktor ini di antaranya adalah Ketua MK Arief Hidayat, Adji Samekto sebagai Ketua Program S3 FH Undip, mantan Ketua MK Mahfud MD., Dekan FH Undip Benny Riyanto, Guru Besar FH Unjem Widodo Ekatjahjana, dan Guru Besar FH Unhas M. Guntur Hamzah.
Beritasatu.com
loading...

Comments
Post a Comment